Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Ini Ciri-Ciri Gejala Omicron yang Harus Diwaspadai

Ini Ciri-Ciri Gejala Omicron yang Harus Diwaspadai

Akhir-akhir ini kasus penyebaran virus Covid-19 varian Omicron semakin meningkat. Saat sekarang ini Omicron telah masuk pada kategori varian of concern (VOC) Covid-19 di berbagai negara.

Agar pencegahan penularan dan penanganannya dapat dilakukan dengan segera, masyarakat perlu mengetahui ciri-ciri gejala Omicron .

Dilansir dari CNBC, dokter yang juga sekaligus Kepala Asosiasi Medis di Afrika Selatan, Angelique Coetzee menjelaskan, gejala varian omicron sangat bisa dideteksi terutama ketika menyerang tubuh manusia.

Selain hal tersebut, lanjut Coetzee, tanda-tanda gejala Omicron tergolong rendah sehingga lumayan sulit dibedakan seperti penyakit flu pada umumnya.

Ciri-Ciri Gejala Omicron

Berdasarkan hasil penelitian, ciri-ciri paling umum yang menunjukkan seseorang terkena infeksi Covid-19 varian omicron adalah sebagai berikut:

1. Sakit tenggorokan tapi tidak batuk

Sakit tenggorokan yang juga disertai batuk adalah salah satu gejala umum ketika seseorang dinyatakan terinfeksi virus Covid-19.

Tetapi pada varian Omicron, sakit tenggorokan cenderung terasa gatal, kering, bahkan tanpa disertai batuk.

2. Nyeri otot dan sendi

Dilansir dari laman Gavi.org, laporan pertama terkait gejala Omicron di Afrika Selatan menunjukkan reaksi nyeri punggung bagian bawah.

Selain itu, rasa nyeri ini juga berlangsung menjalar ke beberapa area lain seperti persendian, dan nyeri otot (myalgia).

3. Kelelahan

Ciri gejala omicron lainnya yaitu kelelahan yang menyebabkan tubuh menjadi lemas bahkan mudah merasa lelah meski tidak beraktivitas berat.

Tanda-tanda kelelahan ini termasuk konstan karena biasanya ikut dirasakan juga oleh penderita Covid-19 varian lain.

4. Sakit kepala

Sakit kepala yang terasa nyeri disertai demam seperti flu merupakan reaksi peradangan bahwa tubuh sedang melawan virus.

Pada gejala Omicron, sakit kepala ini terasa berdenyut, tertekan, dan terkadang disertai rasa menusuk dengan intensitas ringan sampai berat.

5. Tidak kehilangan indera penciuman

Pada varian Covid-19 sebelumnya, penderita yang terinfeksi akan mengalami gangguan indera penciuman dan perasa.

Tapi untuk varian Omicron ini justru sebaliknya. Penderita tidak kehilangan indera penciuman dan perasa sehingga masih terasa normal seperti biasa.

Adapun bentuk gejala lain dari varian Omicron yang terdeteksi menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika (CDC) adalah:

  • Diare
  • Batuk kering
  • Hidung tersumbat
  • Mual
  • Demam
  • Gejala seperti flu
  • Napas pendek hingga kesulitan bernapas

Perawatan saat Terinfeksi Varian Omicron

Untuk tahap pengobatan dan perawatan pada penderita Covid-19 varian Omicron relatif sama, yaitu melakukan tes Covid-19 terlebih dulu seperti antigen atau PCR untuk memastikan.

Melakukan tes antigen dinilai memiliki sensitivitas yang efektif terutama jika Anda benar-benar sedang bergejala.

Dikarenakan Omicron lebih mudah menular seperti gejala flu biasa, sebaiknya segera lakukan isolasi mandiri untuk mencegah penularan ke orang lain yang kondisi kesehatannya lebih rentan.

Selain itu, lakukan pemeriksaan berkala ke fasilitas kesehatan terdekat atau melalui telemedicine supaya diberikan obat apabila mengalami keluhan lain.

Ciri-ciri gejala Omicron seperti di atas bisa saja berbeda terutama jika orang yang terinfeksi memiliki penyakit penyerta.

Oleh karena itu, apabila merasakan tanda-tanda serius dan tidak biasa setelah dinyatakan positif Covid-19, maka segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan intensif.

Demikian penjelasan tentang ciri-ciri gejala omicron dan cara perawatan saat terinfeksi, semoga bermanfaat.